Aku adalah seorang pengembara..
Mengembarakan hati yang hampa tanpa arah..
Tak jarang aku meleleh dalam panasnya nafsu jiwa..
Ooo, Tuhan..
Kapankah pengembaraan ini akan berakhir?
Sejujurnya aku lelah..
ku kagumi dia dalam takwa, ternyata luka tetap menganga..
keraguan menerpa, diakah yang Engkau janjikan?
Aku tak tau...
Sedang aku tak bisa melakukan apa-apa...
Jiwa yang malang..
Mengapa kau selalu kalah berperang melawan hausnya dahaga cinta...
Terpuruk lesu hingga berkarat..
Bermuka dua dalam bingkai dusta.
Tapi aku juga manusia, hati mencoba membela..
Hhuuuh, menyebalkan!!!
Kelemahan selalu menjadi senjata utama...
Pasangan jiwaku..
Kisah ini sungguh menyiksaku..
Merusak hati, menghempas jiwa...
Terbentur pada asa yang ada...
Maaf, pengembaraanku tak langsung padamu...
Tapi ku tau, engkaulah yang terbaik bagiku.
Tak akan rela ku gantikan dirimu dengan yang lain...
walau keresahan menghantuiku dalam menantimu..
aku akan tetap menunggumu..
karena aku menginginkanmu..
Mengembarakan hati yang hampa tanpa arah..
Tak jarang aku meleleh dalam panasnya nafsu jiwa..
Ooo, Tuhan..
Kapankah pengembaraan ini akan berakhir?
Sejujurnya aku lelah..
ku kagumi dia dalam takwa, ternyata luka tetap menganga..
keraguan menerpa, diakah yang Engkau janjikan?
Aku tak tau...
Sedang aku tak bisa melakukan apa-apa...
Jiwa yang malang..
Mengapa kau selalu kalah berperang melawan hausnya dahaga cinta...
Terpuruk lesu hingga berkarat..
Bermuka dua dalam bingkai dusta.
Tapi aku juga manusia, hati mencoba membela..
Hhuuuh, menyebalkan!!!
Kelemahan selalu menjadi senjata utama...
Pasangan jiwaku..
Kisah ini sungguh menyiksaku..
Merusak hati, menghempas jiwa...
Terbentur pada asa yang ada...
Maaf, pengembaraanku tak langsung padamu...
Tapi ku tau, engkaulah yang terbaik bagiku.
Tak akan rela ku gantikan dirimu dengan yang lain...
walau keresahan menghantuiku dalam menantimu..
aku akan tetap menunggumu..
karena aku menginginkanmu..
Komentar
Posting Komentar